Sunday, 27 December 2020

manfaat kunyit

 


2. Melindungi usus dan lambung

Kunyit juga dipercaya baik untuk memelihara kesehatan organ pencernaan. Kunyit yang mengandung zat antiradang dan antioksidan ini telah terbukti dapat meredakan gangguan pencernaan dan melindungi hati. Lebih jauh lagi, rempah ini dapat membantu pengobatan dan mencegah timbulnya tukak lambung.

3. Memiliki efek antikanker

Zat aktif pada kunyit, yaitu kurkumin, memiliki manfaat untuk mencegah perkembangan tumor dan sel kanker, terutama kanker usus besar. Namun, efek ini baru terlihat pada penelitian terhadap hewan percobaan di laboratorium, sementara efek kunyit sebagai pengobatan kanker pada manusia masih belum banyak diteliti secara klinis.

Oleh karena itu, Anda perlu berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai obat.

4. Meringankan peradangan

Kunyit memiliki efek antiradang berkat kandungan kurkuminnya. Efek ini dapat mengurangi peradangan dan nyeri akibat penyakit tertentu, seperti radang sendi dan penyakit autoimun.

Akan tetapi, efektivitas dan efek samping penggunaan kunyit sebagai obat untuk mengobati penyakit akibat peradangan masih perlu diteliti.

Ngaji Gus Baha - Pahami 1 Kaidah di Kitab Hikam Berikut ini, & Kalian Bi...

Tuesday, 15 December 2020

Jokowi Wali Mastur | Wali 1 / 5

Surah Al Isra Verses 79 - 82 By Qari Sideeq Abu Hamdhan - UT PRODUCTIO...

olahraga buat asam lambung

 


  • Berenang

Ketika berenang, semua otot pada tubuh akan bekerja. Gerakan berenang akan menghindari adanya tekanan pada perut sehingga risiko lonjakan asam lambung atau GERD dapat dihindari.

  • Jalan Santai

Gerakan yang terlalu cepat bisa membuat otot menegang, dan menyebabkan perut mendapat banyak tekanan. Oleh karena itu, daripada memilih olahraga lari, lebih baik lakukan jalan santai.

Anda bisa berjalan santai di sekeliling halaman rumah atau taman, sambil menikmati pemandangan agar stres juga bisa ikut reda. Dengan demikian, penyakit mag yang Anda alami bisa semakin dikendalikan.

  • Yoga

Latihan pernapasan dan peregangan badan seperti halnya yoga juga baik untuk penderita mag. Dengan meregangkan otot di sekitar perut, tekanan yang ada dalam lambung pun akan berkurang.

Guna mendapatkan manfaat yang paling optimal dan mencegah risiko cedera berkelanjutan, lebih baik ikuti kelas yoga yang dipimpin oleh instruktur andal.

Murottal QS Al Isra Ayat 79-82 As Sudais....sifa.....

Monday, 14 December 2020

lagas lansoprazole

 

Kegunaan Lagas

Lagas digunakan untuk mengobati produksi asam lambung yang berlebihan pada penderita maag dan tukak lambung.




Dosis & Cara Penggunaan Lagas

Lagas  merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaanya harus sesuai dengan resep Dokter.

Dosis dan cara penggunaan kapsul:

  • Dewasa 30 mg satu sekali sehari.
  • Durasi terapi:
    • Ulkus duodenum & esofagitis refluks: 4 minggu
    • Ulkus gaster jinak: 8 minggu.

Pemberian harus diberikan dengan perut kosong (sebelum makan).

Efek Samping Lagas

Efek Samping yang mungkin terjadi adalag diare, kulit kemerahan, sakit kepala, sakit perut, pencernaan yang terganggu, mual, muntah, sembelit, perut kembung, pusing, kelelahan, mulut kering atau tenggorokan, perubahan pewarnaan kuning pada kulit bayi (ikterus), hepatitis, penyakit kulit (urtikaria), pembengkakan dibawah kulit (angioedema), memar, depresi, penglihatan kabur, mati rasa, vertigo.

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada penderita kekurangan Vitamin B12, gangguan hati serius, kekurangan magnesium dalam darah, penderita osteoporosis.

Interaksi Obat
Akan terjadi interaksi obat apabila digunakan bersamaan dengan obat-obat berikut: Sukralfat, ketokonazol, ester ampisilin, garam Fe, dan digoksin.

cefixime trihdrate

 

Dosis dan Aturan Pakai Cefixime

Beberapa infeksi bakteri yang dapat diobati dengan cefixime antara lain:

Dosis cefixime yang biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk pasien dewasa adalah 200-400 mg per hari. Sedangkan untuk anak-anak usia di atas 6 bulan dengan dosis yang biasanya direkomendasikan adalah 9 mg/kgBB per hari.




Cara Mengonsumsi Cefixime dengan Benar

Cefixime dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika terjadi gangguan pada lambung, konsumsilah obat ini dengan makanan.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi cefixime pada jam yang sama setiap hari untuk mengoptimalkan efeknya.

Konsumsilah cefixime sesuai dosis dan frekuensi yang ditetapkan oleh dokter. Selesaikan seluruh dosis yang diberikan dokter walau gejala sudah hilang atau membaik. Hal ini sangat penting guna membersihkan infeksi secara menyeluruh dan mencegah kambuhnya infeksi.

Jika jadwal menggunakan cefixime terlewat tanpa sengaja, segera konsumsi obat ini jika jeda dengan jadwal penggunaan berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, jangan menggandakan dosis.

Simpan Cefixime di tempat sejuk dan kering serta terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan Cefixime dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Cefixime dengan Obat Lain

Berhati-hati jika menggunakan cefixime bersamaan dengan obat lain, seperti:

  • Antikoagulan, karena dapat menimbulkan perdarahan.
  • Probenecid dan nifedipine, karena dapat menimbulkan efek samping dari obat cefixime.
  • Carbamazepine, karena dapat meningkatkan efek samping obat carbamazepine.

Wednesday, 9 December 2020

makanan buat kurangi asam lambung

 Jika memiliki terlalu banyak asam, kamu dapat memasukkan deretan asupan khusus ini ke dalam makanan untuk mengatasi gejala asam lambung naik.




1. Sayuran

Sayuran umumnya rendah lemak dan gula. Jenis makanan ini bermanfaat untuk membantu mengurangi asam lambung naik. Pilihan sayuran yang bagus untuk penderita GERD yaitu kacang hijau, brokoli, asparagus, kembang kol, sayuran hijau, kentang, dan mentimun.

2. Jahe

Jahe memiliki sifat anti-inflamasi alami, serta merupakan pengobatan alami untuk mulas dan masalah pencernaan lainnya. Kamu dapat menambahkan parutan atau irisan jahe ke dalam smoothie atau minum teh jahe untuk meredakan gejala asam lambung naik.

3. Oatmeal

Oatmeal menjadi salah satu menu sarapan yang paling banyak disukai banyak orang, selain enak oatmeal mengandung biji-bijian utuh, dan sumber serat yang sangat baik.

Diet tinggi serat telah dikaitkan manfaatnya saat asam lambung naik. Pilihan serat lainnya yaitu roti gandum dan nasi gandum.

4. Buah-buahan

Buah-buahan kecuali jenis sitrus (jeruk) yakni melon, pisang, apel, dan pir, cenderung tidak memicu gejala refluks asam lambung dibandingkan buah asam.

5. Daging dan seafood tanpa lemak

Daging tanpa lemak seperti ayam, kalkun, ikan, dan makanan laut rendah lemak dapat mengurangi gejala refluks asam lambung. Cobalah untuk mengolah makanan tersebut dengan dipanggang, atau rebus.

6. Putih telur

Putih telur adalah pilihan yang bagus. Hindari kuning telur yang tinggi lemak dan dapat memicu gejala refluks.

7. Lemak sehat

Sumber lemak sehat antara lain seperti alpukat, kenari, biji rami, minyak zaitun, minyak wijen, dan minyak bunga matahari. Kurangi asupan lemak jenuh dan lemak trans, kamu dapat menggantikannya dengan lemak tak jenuh yang lebih sehat. 

pengalaman gerd..asam lambung

 Ahirnya minggu ke 3 saya ke dokter spesialis penyakit dalam di RS Awal Bros. Dari gejalanya, dokter bilang saya terkena maag kronis..karna saya setiap bekerja cm sanggup duduk di meja kerja hanya 2 jam. Setelah itu badan lemas dan hanya ingin  tiduran. 





Ahirnya setelah seminggu masih berasa tidak enak, saya disarankan untuk rawat inap. Selama dirawat inap juga dilakukan pemeriksaan endoskopi oleh dokter yang merawat saya.

Ahirnya dari Endoskopi diketahui kalau saya mengidap gastritis kronis dan ada refluks asam lambung ke esofagus. Sampe di sini saya belum mengerti apa itu Gerd.

Dokter yang merawat saya hanya memberikan saran saya tidak boleh makan pedas, asam, coklat, kopi, teh dan keju serta gorengan, saya juga tidak boleh stres serta cukup istirahat.

Selama 2 bulan saya terus minum obat nexium, rebamax dari dokter dan menjaga pola makan. Ahirnya saya tertarik mencoba coba masakan padang, pikir saya waktu itu, kan saya sudah sembuh masa ngga boleh makan pedes lagi. Pola makan saya kembali lagi ke sebelum saya sakit. Saya juga begadang lagi untuk nonton drama korea favorit saya, di mana kalau sudah nonton lupa istirahat dan kadang telat makan.

Ahirnya pemirsa di bulan Juni 2018 saya terkapar kembali dan harus rawat inap dengan dokter yang sama di RS. Awal Bros.

Sakit yang saya rasakan kali ini bertambah berat karna hampir setiap hari saya merasakan sesak napas dan jantung berdebar-debar, badan pun jadi dingin, rasa-rasa mau mati.

Alhasil setelah dirawat seminggu keadaan saya membaik dan diperbolehkan pulang.

Pelajaran yang saya ambil setelah sakit yang kedua adalah bahwa seorang penderita Gerd harus menjaga 3 P, yaitu:

1. Jaga pola makan. Jangan mencoba makan sembarangan walau badan kita sudah berasa enak. Tetap jaga pola makan yang sehat, karna lambung ini ibarat sudah luka apabila kita makan yang dipantang tetap akan bisa kambuh lagi. Jadi makanan yang baik adalah makanan rebusan, hindari gorengan, makanan yang mengandung mentega, coklat, keju. Kopi juga tidak bagus  karna dapat mengiritasi lambung.

2. Jaga pola pikir. Hindari berpikir yang berat berat. Pikirkan hal hal yang ringan saja, karna stres dapat memicu naiknya asam lambung. Ingatkan diri sendiri bahwa kita harus ikhlas menerima semua takdir dari yang Maha Kuasa. Insya Allah masalah seberat apapun akan terasa ringan dan ada jalan keluarnya.

3. Jaga pola hidup. Jangan terlalu capek dan istirahat sebaik mungkin. Usahakan tidur malam 8 jam sehari supaya badan kita bisa meregenarasi sel sel yang ada di lambung.

Perbanyak berinteraksi dengan teman teman, keluarga dan orang orang terdekat kita sehingga kita bisa melupakan sejenak apa yang kita rasakan dan mendapatkan energi positif dari interaksi dengan mereka.

Juga jangan lupa dekatkan diri kepada Allah swt. Perbanyak istigfar, insyaa Allah akan dipermudah jalan kesembuhan untuk teman- teman . Aamiin.

asam lambung..cara mencegah

 Jika anda mendapati gejala asam lambung naik terjadi pada Anda. Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari naiknya asam lambung.

Antara lain dengan menerapkan pola hidup sehat dan menghindari stress. Berikut tipsnya :

· Hindari konsumsi daging secara berlebihan dalam waktu singkat. Selalu konsumsi sayur dan buah-buahan.

·  Jangan tidur 2 jam setelah makan.  Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung termasuk asam lambung akan berbalik arah kembali ke kerongkongan.

· Hindari makanan yang terlalu asam dan pedas.

· Hindari minum kopi, alkohol, atau minuman bersoda yang akan memperburuk naiknya asam lambung. Perbanyaklah minum air putih karena air putih bisa bekerja lebih cepat untuk meningkatkan kadar pH di dalam usus.

· Hindari makanan yang mengandung coklat dan keju.

· Hindari stres.

· Kontrol berat badan ideal




asam lambung

 


Gejala Asam Lambung Naik

Ada beberapa tanda atau gejala asam lambung naik yang dapat diwaspadai. Terkadang tanda-tanda ini sering disepelekan bahkan tak disadari.

Dua gejala utama asam lambung naik yaitu nyeri dada dan bisa merasakan rasa panas di dada seperti terbakar (heartburn). Biasanya nyeri dada ini diikuti juga dengan mulut pahit karena ada asam yang naik (regurgitasi).

Mual, muntah dan Sesak Napas

Penyakit asam lambung dapat menyebabkan keluhan mual dan muntah pada orang yang mengalaminya. Kondisi ini terjadi karena produksi asam di lambung melebihi yang semestinya. Selain itu, meski jarang, sesak napas juga bisa terjadi akibat penyakit asam lambung.

Nyeri ulu hati

Nyeri ulu hati pada penderita asam lambung dapat berlangsung hingga 2 jam. Rasa nyeri biasanya akan memburuk saat penderita mengonsumsi makanan. Namun, rasa nyeri tersebut dapat pula membaik dengan memosisikan tubuh dengan berdiri dan meminum obat golongan antasida.

Suara serak

Suara serak serta batuk yang tak kunjung sembuh dalam waktu lama biasanya menjadi pertanda adanya asam lambung yang kronis. Suara yang serak ini diakibatkan oleh iritasi pada pita suara dan tenggorokan karena paparan asam lambung.

Selain itu, rasa asam pahit di mulut juga umum ditemukan pada penderita penyakit asam lambung. Kadang bisa dirasakan muncul bersama dengan sisa makanan yang ikut naik dengan asam lambung.

Thursday, 19 November 2020

Ngaji Gus Baha - Pahami 1 Kaidah di Kitab Hikam Berikut ini, & Kalian Bi...

GUS BAHA PRINSIP HIDUP ANTI SUSAH AL HIKAM

Gus Baha. Jangan terlalu memikirkan Masalahmu

cara kayu bajakah

 Begini cara mengolah dan mengonsumsi akar bajakah:





  • Akar bajakah dikeringkan di bawah matahari
  • Cacah akar bajakah setelah mengering
  • Lalu dihaluskan dengan ditumbuk atau diblender
  • Bubuk akar bajakah selanjutnya diseduh dengan takaran 1 gram dalam larutan 500 mililiter (ml) air
  • Bisa juga direbus dengan air selama 30 menit, baru kemudian diminum setiap hari
  • Air rebusan akar bajakah berwarna seperti teh
  • Saat diminum, air bajakah terasa hambar

Tuesday, 3 November 2020

KH Sudirman al brabasi.. Majelis Satu Atap....Banjaratma meraih cinta sang maha cinta

 

Sejarah Majelis Yatim Piatu dan Dhuafa
SATU ATAP


Majelis Yatim Piatu dan Dhuafa SATU ATAP yang asal mula namanya adalah Paguyuban Peduli pendidikan Yatim piatu dan fakir miskin ini berdiri pada tanggal 10 Oktober 2010 dan lebih special lagi pada pkl : 10:00 pagi. Majelis ini didirikan oleh bapak Sudirman berkelahiran 8 November 1974 berasal dari Brebes Jawa Tengah. Dan sekarang majelis ini sudah berdiri selama 7 Tahun dan sudah mempunyai Anak asuh sebanyak 260 anak Asuh. Dan majelis ini mempunyai organisasi lain sebagai sayap kanan untuk mensukseskan program-program tersebut yaitu Pemuda Majelis Yatim Satu Atap. Yang dimana organisasi ini akan terus mendampingi para pengurus untuk mensukseskan anak-anak yatim piatu dan dhuafa.

Ketua        :Sudirman
Sekretaris  : Maryono
Bendahara : mulyanih
Penasehat  : KH Arif hartawan S.Ag. S.Si.T
                    KH Sudirman al brabasi
                    Syekh Sirna Rasa
                   

M. Bustomi
Reza akbar
Pendy
M. Faturahman
Sopian
Sri rahayu
Kias
Maysaroh
Putri
Vivi vikromah
Jihan
Susilawati
Siti mawadah
Nurhayati
Junaidi
Furkon
Andi irawan
Frendy wijaya
M. Bashari
Neneng hasanah
Irma wati
Ferry feriyansyah

Kisah kyai ampuh punya murid 60 bisa terbang semua - ngaji gus baha

Ciri-ciri dan Tempat Tinggal Nabi Khidir | Gus Baha

Monday, 2 November 2020

🔴 Ceramah Gus Baha - ILMU MENJADI WALI

Gus Baha di Haul KH Wahab Hasbullah Tambak Beras Jombang

doa akhasah.....ukasah

 Doa Akasyah 



بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi  Maha Penyayang.

اَللَّهُمَّ صَلىِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِهِ وَصَحْبِهِ

Alloohumma sholli ‘alaa sayyidinaa muhammadiw wa ‘alaa aalihii washohbihii 

Ya Allah, tetapkanlah shalawat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad,
Keluarga dan shahabat-shahabat beliau.

بِسْمِ اللهِ النُّوْرِ نُوْرٌعَلَى نُوْرٍ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِىْ خَلَقَ النُّوْرَ وَأَنْزَلَ التَّوْرَاةَ عَلَى جَبَلِ الِطُّوْرِفِى كِتَابٍ مَسْطُوْرٍ

Bismillaahin nuuri nuurun ‘alaa nuur. Alhamdulillaahil ladzii kholaqon nuuro wa angzalat tauroota ‘alaa jabalith thuuri fii kitaabi masthuur. 

Dengan Asma' Allah yang menyinari sinar diatas sinar, Segala puji bagi Allah Pencipta nur dan menurunkan kitab Taurat diatas gunung Thurdi dalam kitab yang tertulis

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذَيْ بِالْغِنَآءِ مَذْكُوْرٌ وَبِالْعِزَّةِ وَالْجَلاَلِ مَشْهُوْرٌ وَعَلَى السَّرَّآءِ وَلضَّرَّآءِ مَشْكُورٌ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ خَلَقَ السَّموَاتِ وَاْلاَرْضِ وَجَعَلَ الظُّلُمَاتِ وَالنُّوْرَثُمَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْابِرَبِّهِمْ يَعْدِلُوْنَ

Alhamdulillaahil ladzii bil ghinaa i madzkuur wabil ‘izzati waljalaali masyhuur. Wa ‘alas sarroo i wadl dlorroo i masykuur walhamdu lillaahilladzii kholaqos samaawaati wal ardlo waja’alazh zhulumaati wannuur tsummalladziina kafaruu birobbihim ya’diluun. 

Segala Puji bagi Allah Yang Disebut kaya dengan kemulyaan dan keagungan yang dikenal dan atas senang dan susah yang disyukuri dan segala puji bagi Allah yang menciptakan langit dan bumi dan menjadikan gelap dan terang, kemudian orang-orang kafir kepada Tuhannya dan berpaling.

گهيعۤص حمَ عۤسۤق اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ يَاحَيُّ يَا قَيُّوْمُ اَللهُ الَّطِيْفُ بِعِبَادِهِ يَرْزُقُ مَنْ يَشَآءُ وَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ

Kaaf. Yaa. Aiin. Shood. Haa. Miim. Aiin. Siin. Qoof. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Yaa hayyu yaa qoyyuum. Alloohu lathiifum bi’ibaadihii yarzuqu Mayyasyaa u wahuwal qowiyyul ‘aziiz. 

Kaf Ha Ya 'Ain Shaad, Ha Mim 'Ain Sin Qaf, hanya kepada-Mu lah kami menyembah dan memohon pertolongan, hai Dzat Yang Hidup Tegak Kokoh, Allah Yang sangat belas kasihan kepada hamba-Nya memberi rizki kepada siapa saja yang dia kehendaki, Dia sangat kuat dan mulia

يَاكَافِيْ كُلِّ شَىْءٍاِكْفِنِيْ وَاصْرِفْ عَنِّىْ كُلىَّ شَىْءٍ بِيَدِكَ الْخَيْرُ اِ نَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ .

Yaa kaafii kulli syaiin ikfinii washrif  ‘annii kulla syaiim biyadikal khoiru innaka ‘alaa syaiing qodiir. 

Hai Dzat Yang mencukupi segala sesuatu, cukupilah aku dan palingkanlah dariku segala sesuatu dengan kekuasaanMu yang baik, bahwasanya Engkau berkuasa atas segala-galanya.

اَللَّهُمَّ يَاكَثِيْرَ النَّوَالِ وَيَادَائِمُ الْوَصَالِ وَيَاحَسَنَ الْفِعَالِ وَيَارَازِقَ الْعِبَادِ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَيَابَدِيْعًا بِلاَمِثاَلٍ وَيَابَاقٍ بِلاَزَوَالٍ نَجِّنَامِنَ الْكُفْرِوَالضَّلاَلِ بِحَقِّ لاَاِلهَ اِلاَّالله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى لله ُعَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

Alloohumma yaa katsiron nawwaali wayaa daa imul washooli wayaa hasanal fi’aali wayaa rooziqol ‘ibaadi ‘alaa kulli haaliw wayaa badii’am bilaa mitsaaliw wayaa baaqim bilaa zawaalin najjinaa minal kufri wadldlolaali bihaqqi laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, Dzat Yang banyak pemberiannya dan Yang selalu bertemu, Yang bagus perbuatannya, Pemberi rizki hamba-hambaNya pada setiap keadaan, hai Dzat Pencipta pertama kali dengan tidak melalui contoh, hai Dzat yang langgeng, yang tidak akan binasa, selamatkanlah kami dari kufur dan tersesat dengan : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنَ دَخَلَ الشَّكُّ فِي اِيْمَانِىْ بِكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ.

Alloohumma ingdakholasy syakku fii iimaanii bika walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu waaquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya kufur/rasa bimbang dan ragu masuk dalam keimananku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ الْكُفْرُفِيْ اِسْلاَمِيْ بِكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ ُتبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholal kufru fii islaamii bika walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya kufur masuk kedalam keislamanku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ الشَّكُّ فِى تَوْحِيْدِىَ اِيَّاكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ الاَّ الله مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma ingdakholasy syakku fii tauhiidii iyyaaka walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam 

Ya Allah, seandainya rasa bimbang dan ragu masuk ke dalam ketauhidanku terhadap Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ الْغَيْبُ وَالْكِبْرُ وَالرِّيَاءُ واَلسُّمْعَةُ وَالنُّقْصَانُ فِىْ عَمَلِيْ لَكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholal ‘ujbu wal kibru warriyaa u wassum’atu wannuqshoonu fii ‘amalii  laka walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam 

Ya Allah, seandainya rasa sombong, takabur,riya' dan sum'ah / menonjolkan diri dan kekurangan di dalam amal perbuatanku bagi Engkau masuk ke dalam hatiku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ جَرَى الْكَذِبُ وَالْغِيْبَةُ وَالْنَّمِيْمَةُ وَالْبُهْتَانُ عَلَى لِسَانَيْ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholal kadzibu wal ghiibatu wan namiimatu wal buhtaanu ‘alaa lisaanii walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya sifat dusta, pengumpat, mengadu domba dan pembohong berjalan pada mulutku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اللّهَمُ َّاِنْ دَخَلَ الْخَطْرَةُ وَالْوسْوَسَةُفِيْ صَدْرِيْ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholal khothrotu wal was wasatu fii shodrii walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya di dalam hatiku terlintas rasa was-was sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ التَّشْبِيْهُ َوالتَّقْصِيْرُ فِيْ مَعْرِفَتِىْ اِيَّاكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholat tasybiihu wattaqshiiru fii ma’riifatii iyyaaka walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam.  ‎

Ya Allah, seandainya rasa penyerupaan dan lalai masuk ke dalam ma'rifatku kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ النِّفَاقُ فِيْ قَلْبِيْ مِنَ الذُّنُوْبِ الْكَبَآئِرِ وَالصَّغَآئِرِ كُلِّهَا وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma ingdakholan nifaaqu fii qolbii minadz dzunuubil kabaa iri wash shoghoo iri kullihaa walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya rasa nifak, dosa-dosa besar dan kecil masuk ke dalam hatiku dan aku tidak mengetahui ataupun mengetahui, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اِنْ دَخَلَ الرِّيآءُ فِيْ اَعْمَالِىْ وَاَقُوَلِيْ وَلَمْ اَعْلَمْ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma ingdakholar riyaa u fii a’maalii wa aqwaalii walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, seandainya sifat riya' masuk ke dalam amal perbuatanku dan perkataanku sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ سُوْءٍ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma maa ‘amiltu ming suui walam 'alam bihi au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu l aa ilaaha illalloohu muhammadurrosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, kejahatan-kejahatan yang telah aku perbuat sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَااََرَدْتَ لِيْ مِنْ خَيْرٍ فَلَمْ اَشْكُرْهُ وَلَمْ اَعْلَمُ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa arodtalii min khoiring falam asykurhu walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam.

Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang Engkau kehendaki bagiku, lalu aku tidak dapat mensyukuri sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَاقَدَّرْتَ عَلَيَّ مِنْ اَمْرٍفَلَمْ اَرْضَهُ وَلَمْ اَعْلَمُ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa qoddarta ‘alayya min amring falam ardlohu walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, hal-hal yang telah Engkau takdirkan kepadaku, lalu aku tidak bergembira atau tidak menerimakannya sedang aku tidak tahu atau tahu, maka bertaubatlah aku dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW. 

اَللَّهُمَّ مَااَنْعَمْتَ عَلَيَّ مِنْ نِعْمَةٍ فَعَصَيْتُكَ فِيْهِ وَلَمْ ْاَعْلَمُ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa an’amta ‘alayya minni’mating fa’ashoituka fiihi walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam.

Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau berikan kepadaku, lalu aku salah gunakan, durhaka kepadamu sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ اَوْلَيْتَنِيْ مِنْ نَعْمَآئِكَ فَغَفَلْتُ عَنْ شُكْرِكَ وَلَمْ اَعْلَمُ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma maa aulaitanii min na’maaika faghofaltu ‘ang syukrika walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu aaquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, kenikmatan-kenikmatan yang telah Engkau kuasakan kepadaku, lalu aku tidak bersyukur kepada Engkau sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ مَآاَوْلَيْتَنِيْ مِنْ الآئكَ فَلَمْ اُءَدِّحَقَّهُ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma maa aulaitanii min aalaaika falam iaddi haqqohu walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, hal-hal yang telah Engkau takdirkan kepadaku, lalu aku tidak bergembira atau tidak menerimakannya sedang aku tidak tahu atau tahu, maka bertaubatlah aku dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهْمَّ مَا مَنَنْتَ عَلَيَّ مِنَ الْحُسْنَى فَلَمْ اَحْمَدْكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa manangta ‘alayya minal husnaa falam ahmadzka walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, kebaikan-kebaikan yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan aku tidak memujiMu, sedang aku tidak tahu atau tahu, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW

اَللَّهْمَّ مَااَحْبَبْتَ لِيْ بِهِ عَلَيَّ مِنَ النَّظَرفِيْكَ فَغَمَضْتُ عَنْهُ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma maa ahbabta lii bihii ‘alayya minan nazhori fiika faghomadltu ‘anhu walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadurrosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, berfikir dalam kekuasaanMu yang Engkau ciptakan terhadapku, lalu aku menutup mata, sedang aku mengetahui atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَاصَنَعْتُ فِى عُمْرِىْ بِمَالَمْ تَرْضَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa shona’tu fii ‘umrii bimaa lam tardlo walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, perbuatan-perbuatan yang aku lakukan sepanjang umurku, lalu Engkau tidak ridha, sedang aku mengerti atau tidak, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَا قَصَرْتُ مِنْ عَمَلِيْ فِيْ رَجَآئِكَ وَلَم اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma maa qoshortu min ‘amalii fii rojaaika walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa laaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam.

 Ya Allah, amal perbuatanku yang Engkau perpendek di dalam mengharap-harap rahmatMu, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : Laa ilaa ha illallah Muhammadur Rasuulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

اَللَّهُمَّ اِنِ اعْتَمَدْتُ عَلَى اَحَدٍ سِوَاكَ فِى الشَّدَآئِدِ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma ini’tamadtu ‘alaa hading siwaaka fisy syadaaidi walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, jika aku bergantung kepada selain Engkau di dalam menghadapi kepayahan-kepayahan, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : Laa ilaa ha illallah Muhammadur Rasuulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam.

اَللَّهُمَّ اِنِ السْتَعَنْتُ غَيْوَكَ فِى النَّوَآئِبِ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ .

Alloohumma ini sta’angtu ghoiroka finnawaaibi walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 

Ya Allah, jika aku memohon pertolongan kepada selain Engkau, dalam kecelakaan dan bahaya, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.

اَللَّهُمَّ مَااَصْلَحَ فِيْ شَأْنِيْ بِفَضْلِكَ وَرَأَيْتُهُ مِنْ غَيْرِكَ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ

Alloohumma maa ashlaha fiisyanii bifadllika waroaituhu min ghoirika walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam.

Ya Allah, urusan-urusanku yang telah Engkau baguskan dengan anugerah Engkau dan pandanganku salah, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW
َاللَّهُمَّ اِنِ زَلَّتْ قَدَمِيْ عَنِ الصِّرَاطِ بِالسُّؤاَلِ مِنْ غَيْرِكَ يُثَبِّتْنِيْ وَلَمْ اَعْلَمْ بِهِ اَوْعَلِمْتُ تُبْتُ عَنْهُ وَاَسْلَمْتُ وَاَقُوْلُ لاَ اِلهَ اِلاَّ الله ُمُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ صَلَّى الله ُعَلَيهِ وَسَلَّمَ
Alloohumma ingzallat qodomii ‘anish shiroothi bissuali min ghoirika yutsabbitnii walam a’lam bihii au’alimtu tubtu anhu wa aslamtu wa aquulu laa ilaaha illalloohu muhammadur rosuululloohi shollalloohu ‘alaihi wasallam. 
Ya Allah, jika aku tegelincir menyimpang dari jalan lurus (shirat), karena memohon kepada selain Engkau, sedang aku tidak mengerti atau mengerti, maka aku bertaubat dan berserah diri dengan mengucap : La ila ha illallah Muhammadur Rasulullah SAW.
اَللَّهُمَّ يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ يَامَنَّانُ ياَدَيَّانُ يَاسُلْطَانُ يَالآاِلهَ اِلاَّ اَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ فَاسْتَجَبْنَالَهُ وَنَجَّيْنهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِى الْمُؤْ مِنِيْنَ وَزَكَرِيَّآ اِذْنَادَى َربَّهُ رَبِّ لاَتَذَرْنِيْ فَرْداً وَاَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِيْنَ
Alloohumma yaa hayyu yaa qoyyuumu yaa hannaanu yaa mannaanu yaa dayyaanu yaa shulthoonu yaa laa ilaaha illaa angta subhaanaka innii kungtu minazh zhoolimiin. Fastajabnaa lahuu wanaj jainaahu minal ghommi wakadzaalika nungjil muminiin wazakariyya idznaa daarobbahuu robbi laa tadzarnii fardaw wa angta khoirul waaritsiin. 
Ya Allah, Yang Hidup tegak kokoh, Yang memiliki rahmat dan banyak anugerahNya, banyak memberi dan Pemilik kerajaan, Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, maha suci Engkau, bahwasanya aku menganiaya diri sendiri, (firman Allah) : "Lalu Kami kabulkan dan Kami selamatkan dia dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang beriman" Zakariya ketika menyeru tuhannya, ya Tuhanku: "Janganlah Engkau tinggalkan aku sendiri, Engkaulah waris yang paling baik".
اَللَّهُمَّ بِحَقِّ لاَاِ ٰلهَ اِلاَّ اللهُ وَبِعِزَّتِهٍِ
Alloohumma bihaqqi laa ilaaha illalloohu wabi’izzatihii 
Ya Allah, dengan hak La ila ha illallah dan kemuliaannya
وَبِحَقِّ الْكُرْسِيِّ وَسَعَتِهٍِ
Wabihaqqil kursiyyi wasa’atihii 
Dan dengan hak kursi dan keluasannya
وَبِحَقِّ الْعَرْشِ وَعَظَمَتِهٍَِ
Wabihaqqil ‘arsyi wa’azhomatihii 
Dan dengan hak 'Arsy dan keagungannya
وَبِحَقِّ الْقَلَمِ وَجَرَيَانِهٍِ
Wabihaqqil qolami wajaroyaanihii 

Dan dengan hak kalam dan berjalannya

وَبِحَقِّ اللَّوْحِ وَحَفَظَتِهٍِ

Wabihaqqil lauhi wahafazhotihii 

Dan dengan hak Lauh Mahfudh dan penjaga-penjaganya

وَبِحَقِّ الْمِيْزَانِ وَخِفَّتِهٍِ

Wabihaqqil miizaani wakhiffatihii ‎

Dan dengan hak Timbangan (Mizan) dan dua matanya

وَبِحَقِّ الْصِّرَاطِ وَرِقَّتِهٍِ

Wabihaqqish shiroothi wariqqotihii 

Dan dengan hak Shirat dan kelembutannya

وَبِحَقِّ جِبْرَآئِيْلَ وَاَمَانَتِهٍِ

Wabihaqqi jibrooiila Waamaanatihii 

Dan dengan hak Jibril dan kejujurannya

وَبِحَقِّ مِيْكَآئِيْلَ وَشَفَقَتِهٍِ

Wabihaqqi miikaaiila wasyafaqotihii 

Dan dengan hak Mikail dan belas kasihnya

وَبِحَقِّ اِسْرَافِيْلَ وَنَفْخَتِهٍِ

Wabihaqqi isroofiila wanafkhotihii 

Dan dengan hak Israfil dan terompetnya,

وَبِحَقِّ عِزْرَائِيْلَ وَقَبْضَتِهٍِ

Wabihaqqi izrooiila waqobdhotihii

Dan dengan hak Izrail dan terpilihnya

وَبِحَقِّ رِضْوَانَ وَجَنَّتِهٍِ


Wabihaqqi ridhwaana wajannatihii

Dan dengan hak Ridlwan dan surganya

وَبِحَقِّ مَالِكٍِ وَجَهَنَّمِهٍِ

Wabihaqqi maalikiw wajahannamihii

Dan dengan hak Malik dan nerakanya

وَبِحَقِّ اٰدَمَ وَصَفْوَتِهٍِ

Wabihaqqi aadama washofwatihii

Dan dengan hak Adam dan terpilihnya

وَبِحَقِّ شِيْثٍ وَنُبُوَّتِهٍِ

Wabihaqqa syiisyiw wanubuwatihii

Dan dengan Syits dan kenabiannya

وَبِحَقِّ نُوْحٍ وَسَفِيْنَتِهٍِ

Wabihaqqi nuuhiw wasifiinatihii

Dan dengan Nuh dan perahunya

وَبِحَقِّ اِبْرَاهِيْمَ وَخُلَّتِهٍِ

  Wabihaqqi ibroohiima wakhullatihii
Dan dengan hak Ibrahim dan terpilihnya sebagai khalilullah
وَبِحَقِّ اِسْحٰقَ وَدِيَانَتِهٍِ

  Wabihaqqi Ishaaqo wadiyaanatihii
Dan dengan hak Ishak dan keagamaannya
وَبِحَقِّ اِسْمَاعِيْلَ وَذَبِيْحَتِهٍِ

Wabihaqqi Ismaa'iila wadzubiihatihii
 Dan dengan hak Isma'il dan disembelihnya,
وَبِحَقِّ يَعْقُوْبَ وَحَسْرَتِهٍِ

Wabihaqqi ya'quuba wahasarotihii
 Dan dengan hak Ya'kub dan kedukaannya
وَبِحَقِّ يُوْسُفَ وَغُرْبَتِهٍِ

Wabihaqqi yuusufa waghurbatihii
 Dan dengan hak Yusuf dan terasingnya
وَبِحَقِّ مُوْسىٰ وَاٰيَاتِهٍِ

Wabihaqqi muusaa wa aayaatihii
 Dan dengan hak Musa dan ayat-ayatnya
وَبِحَقِّ هَارُوْنَ وَحُرْمَتِهٍِ

Wabihaqqi haaruuna wahurmatihii
 Dan dengan hak Harun dan kehormatannya
وَبِحَقِّ هُوْدٍ وَهَيْبَتِهٍِ

Wabihaqqi huudiw wahaibatihii
Dan dengan hak Hud dan kewibawaannya,
وَبِحَقِّ صَالِحٍ وَنَاقَتِهٍِ

Wabihaqqi shoolihiw wanaa qotihii
Dan dengan hak Shaleh dan untanya
وَبِحَقِّ لُوْطٍ وَجِيْرَتِهٍِ

Wabihaqqi luuthiw wajiirotih

Dan dengan hak Luth dan pemikirannya

وَبِحَقِّ يُوْنُسَ وَدَعْوَتِهٍِْ

Waibhaqqi yuunuusa sada'atihi

Dan dengan hak Yunus dan ajakannya

وَبِحَقِّ دَانِيَالَ وَكَرَامَتِهٍِ

Wabihaqqi daaniyaala wakaroomatihii

Dan dengan hak Danial dan kerahmatnya

وَبِحَقِّ زَكَرِيَّاوَطَهَارَتِهٍِ

Wabihaqqi zakariyya wathohaarotihii

Dan dengan hak Zakariya dan kesuciannya

وَبِحَقِّ عِيْسىٰ وَرُوْحَانِيَّتِهٍِ

Wabihaqqi 'iisaa wa ruu haaniyyatiihii

Dan dengan hak Isa dan kejiwaannya

وَبِحَقِّ سَيِّدِنَامُحَمَّدٍنِ الْمُصْطَفىٰ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَفَاعَتِهٍِ


Wabihaqqi sayyidinaa muhammadil musthofaa shollalloohu ‘alaihi wasallama watsafaa’atihii. 

Dan dengan hak pemimpin kami Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam yang terpilih menjadi kekasihNya dan syafa'atnya

اَللَّهُمَّ يَاحَيُّ يَاقَيُّوْمُ يَالاَاِ ٰلهَ اِلاَّ اَنْتَ سُبْحَانَكَ اِنِّيْ كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِيْنَ فَاسْتَجَبْنَالَه‘وَنَجَّيْنٰهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذٰلِكَ نُنْجِى الْمُؤْمِنِيْنَ َلآاِ ٰٰلهَ اِلاَّهُوَعَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Alloohumma yaa hayyu yaa qoyyuumu yaa laa ilaaha illaa angta subhaanaka innii kungtu minazhoolimiin. Fastajabnaa lahuu wanaj jainaahu minal ghommi wakadzaalika nungjil muminiin. Laa ilaaha illaa huwa ‘aalaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil ‘azhiim.
 
Ya Allah, Yang Hidup, tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, bahwasanya aku termasuk orang-orang yang menganiaya diri, (Firman Allah); Lalu kami mengabulkannya dan menyelamatkannya dari kesusahan, demikianlah Kami menyelamatkan orang-orang yang beriman. Tidak ada Tuhan yang lain kecuali Allah, kepadaNya aku bertawakkal, Dia pengurus 'Arsy yang Agung.

حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلىٰ وَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Hasbiyalloohu wani'mal wakiil, Ni'mal maulaa wani'man nashiir

Allah-lah yang mencukupi aku, sebaik-baik Pelindung, Pengurus dan Penolong

وَلاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَاِلاَّبِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

Walaa haulaa walaa quwwata illa billaahil 'aliyyil 'azhiim

Tidak ada daya kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Agung.

رَبَّنَااٰتِنَافِى الدُّنْيَاحَسَنَةً وَفِى اْلاٰخِرَةِحَسَنَةً وَقِنَاعَذَابَ النَّارِ

Robbanaa aatinaa fiddun nyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanataw waqinaa 'adzaa bannaar

Ya Tuhan kami, berilah kebaikan kepada kami di dunia dan akherat, serta peliharalah kami dari siksa api neraka.

وَصَلَّى اللهُ عَلىٰ خَيْرِخَلْقِهٍِ وَنُوْرِعَرِْشِهٍِ سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا وَشَفِيْعِنَامُحَمَّدٍوَعَلۤىٰ آلِهٍِ وَاَصْحَابِهٍِۤ اَجْمَعِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Washollalloohu 'alaa khoiri kholqihii wanuuri 'arsyihii sayyidinaa wanabiyyina wasyafii'inaa muhammadiw wa'alaa aalihii washaabihii ajma'iin, birohmatika yaa arhamarroohimiin

Shalawat Allah tetapkanlah kepada sebaik-baik makhlukNya, cahaya 'ArsyNya yaitu junjungan kami , Nabi dan pemberi syafaat bagi kami Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, keluarga dan para sahabat beliau semua dengan rahmatMu hai Dzat Yang paling belas kasihan.

اٰمِيْنَ اٰمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ

Aamiin ..aamiin..yaa robbal'aalamiin‎

aliansi perang nuklir ( Iran , korut,china dan rusia)

 perang nuklir 2026 Menteri Luar Negeri Iran secara terbuka menyatakan bahwa negaranya sedang memperkuat aliansi militer dengan dua kekuatan...