- Latar Belakang: Ia adalah anak Busi, berasal dari garis keturunan imam, dan dibawa ke Babel dalam pembuangan tahap kedua bersama Raja Yoyakin pada tahun 597 SM.
- Panggilan Nabi: Yehezkiel dipanggil menjadi nabi pada usia 30 tahun saat tinggal di dekat Sungai Kebar di Babel.
- Gaya Kenabian:Ia sering melakukan tindakan simbolis/dramatis untuk menyampaikan pesan Allah, seperti membuat maket pengepungan Yerusalem, tidur miring dalam waktu lama, dan mencukur rambutnya.
- Kisah Istrinya: Tuhan melarang Yehezkiel berkabung saat istrinya meninggal mendadak, sebagai tanda simbolis bahwa kehancuran Bait Suci Yerusalem terlalu tragis untuk diratapi.
- Tema Pesan:
- Penghakiman (Pasal 1-24): Menegur dosa penyembahan berhala bangsa Israel dan meramalkan kehancuran Yerusalem.
- Pemulihan (Pasal 33-48): Memberikan harapan bahwa Tuhan akan memulihkan Israel, termasuk penglihatan tentang lembah tulang kering yang hidup kembali.
- Yehezkiel tidak ada di dalam Injil (Perjanjian Baru), melainkan dalam Perjanjian Lama. Kitab Yehezkiel adalah kitab nabi-nabi besar yang menceritakan penglihatan dan nubuat nabi Yehezkiel kepada bangsa Israel yang dibuang ke Babel. Fokusnya adalah kemuliaan Allah, hukuman, dan pemulihan umat
No comments:
Post a Comment